1. Ilmu pengetahuan yang didapatkan siswa lebih kontekstual (nyata)
Jika dalam kegiatan intrakurikuler kebanyakan anak mempelajari hal-hal yang bersifat teoritis maka pada kegiatan ekstrakurikuler anak akan lebih banyak belajar hal yang lebih bersifat praktis atau praktikum. Atau lebih tepatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler anak akan mempraktekkan apa yang dipelajarinya di ruang kelas. Misalkan di dalam kelas guru mengajarkan bagaimana pentingnya kerja sama maka dalam kegiatan ekstrakurikuler anak-anak akan mempraktekkan langsung tentang manfaat dari kerjasama karena kebanyakan aktivitas dalamkegiatan ekstrakurikuler mengajarkan tentang kerjasama team. Jadi pembelajaran dalam kegiatan ekstrakurikuler cenderung lebih bermakna.
2. Sebagai ajang pengembangan ilmu pengetahuan siswa.
Hal-hal positif lainnya dari kegiatan ekstrakurikuler bagi anak adalah kegiatan ekstrakurikuler menjadi wadah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan anak. Misalkan dalam kegiatan intrakurikuler anak diajarkan tentang kepemimpinan maka dalam kegiatan ekstrakurikuler anak akan lebih memaknai sikap kepemimpinan tersebut seperti seorang pemimpin harus memiliki sikap bertanggung jawab, berani, jujur, dapat dipercaya dll hal tersebut karena mereka mempraktekkan langsung tentang hal tersebut. Ibaratkan anak yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti pepatah sambil menyelam minum air, atau sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
3. Melatih kemampuan berpikir anak
Manfaat lain dari kegiatan ekstrakurikuler dari segi kognitif ialah melatih kemampuan berpikir anak, kenapa demikian karena kebanyakan kegiatan ekstrakurikuler menyajikan materi yang menantang kemampuan anak seperti games, perlombaan, petualangan, kerjasama team dll yang pada hakikatnya erat kaitannya dalam kemampuan berpikir anak dalam menyelesaikan masalah atau tugas dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Manfaat kegiatan ekstrakurikuler dari segi afektif
1. Mengajarkan anak bagaimana melakukan interaksi dengan sesama.
Salah satu kelebihan dari kegiatan ekstrakurikuler khususnya bagi segi afektif anak adalah mengajarkan anak bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dengan teman sejawat, cara bersikap terhadap orang lain, cara mencari teman dan cara bergaul sehingga kelak anak akan menjadi pribadi yang sosialis atau senang bergaul dan membangun hubungan positif dengan orang lain. Kondisi tersebut sangat berperan bagi anak dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak.
2. Mengajarkan Siswa tentang pentingnya kerja sama.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler anak akan banyak melakukan interaksi dengan sesama, biasanya dalam kegiatan ekstrakurikuler dilakukan games yang mengajarkan anak tentang pentingnya kerja sama. Hal tersebut menghindarkan anak dari sikap individualis dan egois.
3. Siswa akan lebih disiplin
Kegiatan ekstrakurikuler juga mengajarkan anak menjadi pribadi yang disiplin dan tahu bagaimana cara menghargai waktu. Anak akan diajarkan untuk datang tepat waktu, melaksanakan tugas berdasarkan waktu dan ketentuan yang telah disepakati dan taat dan patuh terhadap aturan dari ketua kelompok atau pembina kegiatan ekstrakurikuler.
4. Menjadikan anak pribadi yang lebih mandiri
Karakter yang lain yang bisa muncul dari keaktifan anak dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah melalui kegiatan kegiatan dalam ekstrakurikuler baik kegiatan yang berkelompok maupun perorangan perlahan lahan akan menumbuhkan jiwa kemandirian dalam diri anak sehingga bisa meminimalisir sikap manja dan cengeng pada anak.
5. Menumbuhkan sikap berani dalam diri siswa
Hal positif selanjutnya dari kegiatan ekstrakurikuler adalah anak akan menjadi pribadi yang lebih berani. Hal tersebut terjadi karena anak banyak melakukan kegiatan positif dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti pertandingan, games petualangan, kegiatan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. Sehingga jika anak konsisten dalam kegiatan ekstrakurikuler anak akan menjadi pribadi yang lebih berani.
6. Tumbuh perasaan kasih sayang terhadap sesama
Melalui kegiatan ekstrakurikuler anak akan belajar bagaimana cara menghargai orang lain, membantu teman kelompoknya dalam mengerjakan tugas terbentuknya ikatan batin terhadap sesama, perhatian, simpati dan empati. Sehingga menjadikan anak pribadi yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap sesama.
Salah satu kelebihan dari kegiatan ekstrakurikuler khususnya bagi segi afektif anak adalah mengajarkan anak bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dengan teman sejawat, cara bersikap terhadap orang lain, cara mencari teman dan cara bergaul sehingga kelak anak akan menjadi pribadi yang sosialis atau senang bergaul dan membangun hubungan positif dengan orang lain. Kondisi tersebut sangat berperan bagi anak dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak.
2. Mengajarkan Siswa tentang pentingnya kerja sama.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler anak akan banyak melakukan interaksi dengan sesama, biasanya dalam kegiatan ekstrakurikuler dilakukan games yang mengajarkan anak tentang pentingnya kerja sama. Hal tersebut menghindarkan anak dari sikap individualis dan egois.
3. Siswa akan lebih disiplin
Kegiatan ekstrakurikuler juga mengajarkan anak menjadi pribadi yang disiplin dan tahu bagaimana cara menghargai waktu. Anak akan diajarkan untuk datang tepat waktu, melaksanakan tugas berdasarkan waktu dan ketentuan yang telah disepakati dan taat dan patuh terhadap aturan dari ketua kelompok atau pembina kegiatan ekstrakurikuler.
4. Menjadikan anak pribadi yang lebih mandiri
Karakter yang lain yang bisa muncul dari keaktifan anak dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah melalui kegiatan kegiatan dalam ekstrakurikuler baik kegiatan yang berkelompok maupun perorangan perlahan lahan akan menumbuhkan jiwa kemandirian dalam diri anak sehingga bisa meminimalisir sikap manja dan cengeng pada anak.
5. Menumbuhkan sikap berani dalam diri siswa
Hal positif selanjutnya dari kegiatan ekstrakurikuler adalah anak akan menjadi pribadi yang lebih berani. Hal tersebut terjadi karena anak banyak melakukan kegiatan positif dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti pertandingan, games petualangan, kegiatan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. Sehingga jika anak konsisten dalam kegiatan ekstrakurikuler anak akan menjadi pribadi yang lebih berani.
6. Tumbuh perasaan kasih sayang terhadap sesama
Melalui kegiatan ekstrakurikuler anak akan belajar bagaimana cara menghargai orang lain, membantu teman kelompoknya dalam mengerjakan tugas terbentuknya ikatan batin terhadap sesama, perhatian, simpati dan empati. Sehingga menjadikan anak pribadi yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap sesama.
Manfaat kegiatan ekstrakurikuler dari segi psikomotorik (keterampilan)
1. Wahana dalam menemukan bakat siswa
Agar bisa mengetahui bakat anak sejak dini sebaiknya anak tersebut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Karena kegiatan ekstrakurikuler merupakan ajang untuk menggali potensi dan kemampuan anak. Bakat anak bisa diketahui melalui berbagai kegiatan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya.
2. Sarana menyalurkan minat siswa
Ada banyak jenis ekstrakurikuler dan biasanya anak akan cenderung mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi kesenangan dan kegemarannya, melalui kegiatan ekstrakurikuler tersebut anak akan bisa menyalurkan minatnya sekaligus mengembangkan bakat yang dimiliki.
Demikianlah 11 manfaat kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa, sebagai tambahan penulis akan membahas sedikit jenis ekstrakurikuler yang terbukti sangat efektif dalam pembentukan karakter anak.
Jenis ekstrakurikuler yang efektif dalam pembentukan karakter siswa.
#1 ekstrakurikuler Pramuka
#2. Ekstrakurikuler palang merah remaja (PMR)
#3. Siswa pecinta alam (sispala)
#4. Ekstrakurikuler olahraga
#5. Ekstrakurikuler kesenian.
1. Wahana dalam menemukan bakat siswa
Agar bisa mengetahui bakat anak sejak dini sebaiknya anak tersebut mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Karena kegiatan ekstrakurikuler merupakan ajang untuk menggali potensi dan kemampuan anak. Bakat anak bisa diketahui melalui berbagai kegiatan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya.
2. Sarana menyalurkan minat siswa
Ada banyak jenis ekstrakurikuler dan biasanya anak akan cenderung mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi kesenangan dan kegemarannya, melalui kegiatan ekstrakurikuler tersebut anak akan bisa menyalurkan minatnya sekaligus mengembangkan bakat yang dimiliki.
Demikianlah 11 manfaat kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa, sebagai tambahan penulis akan membahas sedikit jenis ekstrakurikuler yang terbukti sangat efektif dalam pembentukan karakter anak.
Jenis ekstrakurikuler yang efektif dalam pembentukan karakter siswa.
#1 ekstrakurikuler Pramuka
#2. Ekstrakurikuler palang merah remaja (PMR)
#3. Siswa pecinta alam (sispala)
#4. Ekstrakurikuler olahraga
#5. Ekstrakurikuler kesenian.

0 komentar:
Posting Komentar